Cara Membersihkan Lantai sesuai Materialnyal

By | July 5, 2021

Motif lantai keramik rumah – Menjaga rumah tetap bersih tentunya adalah hal yang wajib dilakukan demi menjaga kesehatan keluarga. Rumah yang tidak terawat akan menjadi sarang kuman dan menyebabkan penyakit.

Nah, salah satu bagian rumah yang mudah kotor adalah lantai. Bagaimana tidak?

Setiap hari, lantai diinjak oleh berbagai macam orang, baik menggunakan alas kaki maupun tidak. Mama tentunya tidak bisa mencegah kotoran untuk tidak menempel di bagian ini.

Otomatis, lantai butuh dibersihkan secara rutin. Tapi tahukah Mama? Ternyata membersihkan lantai tidak boleh dilakukan dengan sembarangan lho. Tergantung material yang Mama gunakan, tiap lantai memiliki cara membersihkan sendiri-sendiri.

Jika Mama membersihkan dengan cara yang salah, lantai akan cepat rusak sehingga mengurangi fungsi serta nilai estetikanya.

1. Lantai dari material keramik

Keramik adalah material lantai yang paling sering digunakan. Tidak heran, pasalnya keramik mudah didapatkan, memiliki warna dan motif yang bervariasi, serta mudah dibersihkan.

Ya, lantai keramik hanya butuh disapu dan dipel setiap hari. Cara ini akan menjamin kebersihan keramik tanpa merusaknya.

Tapi, jangan lupa bersihkan sela-sela keramik juga ya, Ma. Jika bagian ini sudah terlihat menghitam. Itulah saat ia digosok hingga bersih.

2. Lantai dari material batu marmer

Batu marmer adalah batuan kristalin yang berasal dari batu kapur atau dolomit. Penggunaan batuan ini pada lantai akan membuat rumah terlihat mewah dan unik. Pasalnya, setiap batu marmer memiliki corak yang tidak sama satu sama lain.

Namun, lantai dari batu marmer memerlukan perawatan ekstra. Teksturnya yang berpori membuatnya tidak tahan terhadap genangan air. Oleh karena itu, Mama harus senantiasa menjaganya tetap kering.

Batu marmer juga perlu dipoles kembali setiap beberapa tahun agar tidak kusam dan tetap berkilau.

3. Lantai dari material parket kayu

Parket kayu adalah material pilihan bagi mereka yang ingin menciptakan suasana hangat dan back to nature pada rumah.

Selain itu, material ini juga menjadikan rumah Mama unik karena pola dan tekstur alami kayu yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Namun, Mama perlu tahu bahwa material ini tidak tahan terhadap air. Air akan membuatnya cepat lapuk dan rawan ditumbuhi jamur. Oleh karena itu, jaga agar ia selalu kering ya, Ma.

Meski demikian, bukan berarti parket kayu tidak boleh dipel. Mama tetap boleh mengepelnya. Hanya saja, gunakan kain pel lembap dan segera keringkan setelah selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *