Cara Merawat Si Kecil Usia 1-3 Bulan

By | June 4, 2021

Produk Bayi Terbaik – Pada awal kehidupannya, si Kecil tampak tidak melakukan apapun kecuali minum, tidur, menangis, sampai mengompol. Hingga pada akhir bulan pertama, si Kecil akan lebih waspada dan responsif. Secara bertahap ia akan mampu menggerakkan badannya dengan baik dan terkoordinasi.” (dr. Rini Sekartini, SpA(K))

Merawat bayi usia 1-3 bulan seringkali menjadi tantangan tersendiri terutama bagi ibu yang baru pertama kali mempunyai anak. Beberapa hal membutuhkan perhatian tersendiri terkait cara merawat si Kecil terutama di momen-momen awal kehidupannya. Tim Ahli Nutriclub akan membantu Ibu mengenai cara merawat bayi di rentang usia 1-3 bulan agar masa awal kehidupan tersebut dapat dijalani si Kecil dengan optimal.

Pantau Perkembangan Berat Badan Si Kecil

Si Kecil yang baru lahir memiliki banyak cairan tubuh dan akan cepat hilang dalam beberapa hari. Hal tersebut akan mempengaruhi berat badan si Kecil yang berkurang 1/10 dari berat saat lahir selama lima hari pertama dan akan naik kembali dalam lima hari berikutnya. Pada hari kesepuluh, berat badan si Kecil akan kembali ke berat badan saat pertama kali ia dilahirkan.

Sebagian besar bayi akan tumbuh dengan cepat setelah kembali ke berat badan lahirnya, terutama selama masa pacu tumbuh pada hari ke-7 sampai hari ke-10, dan pada minggu ke-3 sampai minggu ke-6. Rata-rata pertumbuhan berat badan bayi berkisar 20-30 gram per hari hingga usia 1 bulan. Pada usia tersebut, normalnya berat badan si Kecil mencapai 4 kilogram.
Merawat dan Menjaga Kebersihan Tali Pusat

Bayi yang baru lahir memiliki tali pusat yang masih basah. Umumnya tali pusat akan mengering dan akan terlepas dengan sendirinya pada usia 7 hari. Tetapi, tali pusar bisa saja terlepas hingga si Kecil berusia 10-14 hari. Menurut ketentuan medis, perawatan tali pusar tidak perlu memakai cairan apapun. Pemberi jamu-jamuan atau dicuci dengan sabun pun tidak perlu dilakukan. Cukup rawat tali pusat si Kecil dengan menjaganya tetap kering dan bersih. Tali pusat juga tidak perlu dibungkus dengan kain kasa yang kering.

Saat Ibu mengenakan popok pada si Kecil, usahakan tali pusat tidak tertutup agar permukaannya tidak basah dan terkontaminasi urin dan feses. Ibu tidak perlu memaksakan untuk melepas tali pusat, karena berisiko menimbulkan perdarahan dan infeksi. Waspadai tanda-tanda infeksi jika tali pusat berbau, bernanah, kemerahan, dan nyeri ketika ditekan, dan segera bawa si Kecil ke dokter atau tenaga kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *