Bisnis, Kesehatan, Kuliner

Pengertian Ikan Tuna Dan Pemanfaatannya

Ikan tuna ialah salah satu komoditi pangan yang terlalu besar dan mahal di dunia. Ikan tuna terlalu ringan ditemui di anggota negara-negara Asia maupun negara anggota Eropa. Ikan tuna miliki wujud yang panjang, dengan wujud kepala segitiga, bercorak abu-abu keperakan, dan miliki sirip. Ikan tuna terdiri berasal dari banyak macam dan jenisnya salah satunya ialah yellow fin dan blue fin tuna yang harganya cukup mahal.

tuna adalah ikan yang hidup di laut. Ikan tuna merupakan salah satu komoditi pangan terbesar dan termahal di dunia. Ikan tuna ringan ditemui di negara-negara Asia maupun Eropa. Ikan tuna miliki wujud panjang, dengan kepala segitiga, berkulit abu-abu keperakan, dan bersirip. Ikan tuna terdiri berasal dari banyak tipe salah satunya adalah yellow fin dan blue fin tuna yang harganya cukup mahal. Ikan tuna sanggup ditemui perairan terlepas seperti di Indonesia anggota selatan. Ikan tuna umumnya miliki berat satu kilo tiap ekor. Akan tetapi, {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} tipe tuna miliki berat yang menakjubkan hingga berkilo-kilo apalagi hingga ratusan kilogram. Ikan tuna biasa dijual di dalam keadaan segar, kukusan atau biasa disebut tongkol, dan sudah berwujud kalengan. Anda pun bisa dengan mudah mendapatkan ikan yang segar segera hubungi kami penJual Ikan Segar

Ikan tuna sanggup diolah jadi beraneka macam tipe masakan, bila gorengan, tumisan, pepes, atau dijadikan sushi. Ikan tuna juga baik dimanfaatkan untuk makanan pengganti ASI terhadap bayi dan batita. Kandungan omega 3 baik untuk pertumbuhan otak terhadap anak-anak.

Perairan Samudra Hindia WPP 572 (barat Sumatra) dan WPP 573 (selatan Jawa- Bali-Nusatenggara) kaya sumber kekuatan ikan pelagis besar kelompok tuna. Pemanfaatannya tidak dibatasi di di dalam perairan zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) saja, sanggup juga melampaui batas-batas ZEEI, meliputi seluruh kawasan Samudera Hindia. Akan tetapi, penggunaan sumber kekuatan ikan tuna di luar perairan ZEEI oleh nelayan Indonesia, cuma sanggup dilaksanakan dan diakui masyarakat internasional bila berhimpun di dalam organisasi pengolalaan perikanan regional atau Regional Fisheries Management Organization (RFMO). Samudra Hindia merupakan lokasi kompetensi (competent area) bagi 2 (dua) RFMO, yaitu Commission for the Conservation of the Blue Fin Tuna(CCSBT) dan Indian Ocean Tuna Commission (IOTC)

Jenis-jenis Tuna di Samudra Hindia
Madidihang (Thunnus albacares ), tuna mata besar (Thunnus obesu), albakora (Thunnus allalunga), tuna sirip biru selatan (Thunnus macoyii), dan tuna abu-abu (Thunnus tonggol) dan juga cakalang (Katsuwonus pelamis). Selain itu, juga terkandung kelompok neritic tuna atau tuna pantai: tongkol krai (frigate tuna/Auxis thazard), tongkol abu-abu (longtail tuna Thunnus tonggol), tongkol komo ( Eastern litle tuna), dan tongkol lisong (Bullet tuna /Auxis rochei). Basis pendaratannya menyebar sepanjang lokasi yang berbatasan dengan perairan tersebut, menjadi berasal dari barat Sumatra, selatan Jawa, apalagi hingga selatan Bali dan Nusatenggara.

Hasil Kajian
Kajian aspek biologi dan tingkat pemanfaatannya sanggup digunakan untuk menduga optimasi pemanfaatannya dan menopang program industrialisasi perikanan di lokasi ini. Di selatan Jawa, jumlah armada perikanan tuna condong konsisten meningkat, lebih-lebih kelompok ukuran 10-30 GT yang banyak beroperasi di perairan teritorial. Volume memproses tuna, tongkol dan cakalang mengalami tren memproses berfluktuatif. Hasil kajian Komisi Stok Ikan Nasional menunjukaan bahwa stok tuna mata besar sudah over exploited, albakora dan madidihang sudah fully exploited, cuma cakalang yang pemanfaatannya masih di dalam tingkat moderate (KepMen KP nomor 45/Men/2011).

Perikanan tuna Samudra Hindia dibagi dua,yaitu tuna industri dan artisanal. Tuna industri dieksploitasi pakai alat tangkap tuna long line, dengan tujuan menangkap tuna besar untuk ekspor terhadap kedalaman di atas dan di bawah lapisan termoklin (kedalaman 100 s.d 300 m). Sedangkan perikanan tuna skala rakyat, pakai alat tangkap artisanal (gill net, payang, tonda, dan pukat cincin), menangkap tuna berukuran kecil (baby tuna), cakalang dan jenis-jenis tongkol. Sampai selagi ini, industri budidaya perikanan tuna Indonesia masih terlalu membutuhkan pasokan bahan baku tuna berasal dari Samudra Hindia. Naah disini anda tidak perlu repot mencari ikan tuna anda bisa segera hubungi penJual Ikan Tuna

Tingkat Pemanfaatan
Data estimasi hasil tangkapan tahunan berasal dari perairan Samudera Pasifik lokasi Indonesia menyatakan terjadinya penurunan hasil tangkapan berasal dari alat tangkap longline berasal dari th. 2009 – 2011. Pada periode ini tangkapan purse seine relatif stabil, tapi komposisi yellowfin tuna (madidihang) dan bigeye tuna(tuna mata besar) menurun. Jika dicermati berasal dari kompoisisinya, komposisi hasil tangkapan longline di dominasi yellowfin yaitu sebesar 92% dan sisanya bigeye tuna Sementara komposisi hasil tangkapan purse seine didominasi skipjack (cakalang) 93%, yellowfin 6%, dan bigeye 1%. Adapun komposisi hasil tangkapan pole and line didominasi skipjack 94%,3%,dan bigeye 3%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *